
Dan tiada kami ciptakan langit dan bumi dan segala isinya sekedar bermain-main. Tiada kami ciptakan keduanya kecuali dengan haq, hanya saja kebanyakan mereka tidak tahu.
- Ad-Dukhân 44: 38-39
Bumi memang tercipta dengan kondisi yang sangat cocok untuk ditempati makhluk hidup. Dari berbagai sisi, bumi memiliki keseimbangan-keseimbangan misterius yang jika saat ini meleset dari keadaannya sekarang, segala jenis makhluk hidup di atasnya akan musnah. berikut ini daftarnya:
Gravitasi di permukaan. Jika lebih kuat, atmosfer menahan terlalu banyak amonia dan metana. Jika lebih lemah, atmosfer planet akan terlalu banyak kehilangan air.
Jarak dengan bintang induk (matahari). Jika lebih jauh, planet akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil. Jika lebih dekat, planet akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil.
Ketebalan kerak bumi. Jika lebih tebal, terlalu banyak oksigen berpindah dari atmosfer ke kerak bumi. Jika lebih tipis, aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar.
Periode rotasi. Jika lebih lama, perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar. Jika lebih cepat, kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi.
Interaksi gravitasi dengan bulan. Jika lebih besar, efek pasang-surut pada laut, atmosfer, dan periode rotasi semakin merusak. Jika lebih kecil, perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim.
Medan magnet. Jika lebih kuat, badai elektromagnetik terlalu merusak. Jika terlalu lemah, perlindungan dari radiasi bintang yang membahayakan akan kurang.
Albedo (perbandingan antara cahaya yang dipantulkan dengan diterima pada permukaan). Jika lebih besar, zaman es tak terkendali akan terjadi. Jika lebih kecil, efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi.
Perbandingan oksigen dengan nitrogen di atmosfer. Jika lebih besar, fungsi hidup yang maju berjalan terlalu cepat. Jika lebih kecil, fungsi hidup yang maju berjalan terlalu lambat.
Kadar karbon dioksidan dan uap air dalam atmosfer. Jika lebih besar, efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi. Jika lebih kecil, efek rumah kaca tidak memadai.
Kadar ozon dalam atmosfer. Jika lebih besar, suhu permukaan bumi terlalu rendah. Jika lebih kecil, suhu permukaan bumi terlalu tinggi dan terlalubanyak radiasi ultraviolet.
Aktivitas gempa. Jika lebih besar, terlalu banyak makhluk hidup binasa. Jika lebih kecil, bahan makanan di dasar laut (yang dihanyutkan aliran sungai) tidak akan didaur ulang kedaratan melalui pengangkatan tektonik.
#bacaan selanjutnya
Agus Haryo Sudarmojo, Menyibak Rahasia Sains Bumi dalam Al-Qur’an
Harus Yahya | Official website


thanks..
Thanks for your post and that wonderful blog you are running!
thanks a lot..